Peringati Hari Anak Nasional 2026, YAFSI Gelar Kegiatan Psikososial bagi Anak Terdampak Bencana

Nasional, Pendidikan155 Dilihat

Langkat — Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Yayasan Fajar Sejahtera Indonesia (YAFSI) menggelar kegiatan psikososial bagi anak-anak di SD Negeri 058123 Alur Pakis, Kelurahan Tangkahan Durian, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB tersebut diikuti ratusan peserta didik dan dikemas secara interaktif melalui berbagai aktivitas menyenangkan, seperti senam pagi, ice breaking, permainan, kegiatan mewarnai, serta sesi berbagi cerita. Anak-anak juga diberikan kesempatan untuk mengekspresikan diri melalui hasil karya yang kemudian dibawa pulang.
Ketua YAFSI, Badriyah, S.Sos., M.SP., mengatakan peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan ruang yang aman dan menyenangkan untuk tumbuh dan berekspresi, terutama bagi mereka yang berada di wilayah terdampak bencana.


“Peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum penting bagi kita semua untuk memastikan anak-anak mendapatkan ruang tumbuh kembang yang sehat, aman, dan menyenangkan. Melalui kegiatan psikososial ini, kami berharap anak-anak dapat lebih percaya diri dalam berekspresi dan merasakan kebersamaan, meski saat ini masih belajar di tenda darurat sembari menunggu pembangunan sekolah selesai pascabencana banjir Sumatera,” ujar Badriyah.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari pihak SD Negeri 058123 Alur Pakis serta berkoordinasi dengan Kelurahan Tangkahan Durian. Kepala SD Negeri 058123 Alur Pakis, Asrul, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada YAFSI yang telah menghadirkan kegiatan bagi para peserta didik.
“Kami sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Anak-anak terlihat antusias dan bahagia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kami mengucapkan terima kasih kepada YAFSI dan seluruh pihak yang telah memberikan perhatian serta menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak kami,” ujar Asrul.
Menurut YAFSI, kondisi pascabencana dapat memberikan dampak terhadap kesejahteraan psikologis anak, terutama ketika mereka harus menghadapi perubahan rutinitas, keterbatasan ruang belajar, hingga rasa cemas akibat bencana.


Karena itu, kegiatan psikososial melalui permainan, kreativitas, dan ruang berbagi menjadi salah satu upaya untuk membantu anak-anak membangun kembali rasa aman, percaya diri, serta semangat untuk kembali menjalani aktivitas belajar.
Melalui kegiatan tersebut, YAFSI berharap dukungan terhadap anak-anak terdampak bencana dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi juga selama proses pemulihan.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
unlocker
unlocker
1 month ago

unlocker.ai – The Ultimate AI Tool for Bypassing Restrictions and Unlocking Content Seamlessly!