Detikpos.id || Bengkulu Seluma – Pemerintah Desa sumber arum, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, Bengkulu, menggelar Musyawarah Pra Pelaksanaan Kegiatan Anggaran Dan Pendapatan Belanja Desa (APBDes), dan Pembangunan Fisik Tahun Anggaran 2026 di kantor Desa.
Musyawarah yang dimulai pagi hari ini bertujuan untuk mematangkan rencana kerja pembangunan desa (RKPDes) tahun 2025 yang telah disusun sebelumnya, serta memastikan partisipasi aktif seluruh warga dalam menentukan prioritas pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa beserta Perangkat ketua BPD dan Anggota, Pendamping Desa, Tokoh Masyarakat, Bhabinkamtibmas dan Warga Desa sumber arum.
Disampaikan Kepala Desa sumber arum Purwanto yang akrap disapa pak de bahwa Pemerintah Desa Sumber Arum memanfaatkan Dana Desa Tahun Anggaran 2026, untuk Pembangunan dan Ketahanan Pangan.
Program Pembangunan Desa Sumber Arum dijelaskan pada saat kegiatan yaitu mengerjakan bulan mei didesa sumber arum “Pembangunan dan ketahanan pangan ini merupakan usulan dan harapan dari masyarakat Desa yang sudah dimusyawarahkan, sesuai arahan Pemerintah ,” kata Kades.
Purwanto menjelaskan hal tersebut merupakan langkah penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdaya guna bagi masyarakat Desa sumber arum
“Melalui kegiatan ini, saya harapkan masyarakat dapat lebih aktif terlibat dalam proses Pembangunan Desa, baik melalui partisipasi langsung maupun melalui penyampaian aspirasi dan usulan pada Musyawarah Desa. Dengan demikian, pembangunan yang dilakukan akan lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan real masyarakat,” ujar Kades.
“Komitmen dan kerja sama antara Pemerintah Desa, lembaga kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan Desa. Diharapkan bahwa kegiatan ini akan menjadi awal yang baik dalam upaya mencapai kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh warga Desa,” tuturnya.
Kades berharap dengan adanya Pembangunan Desa bisa dimanfaat masyarakat setempat, sekaligus menjaga dan merawat hasil pekerjaan yang sudah dibangun nantinya.
“Alhamdulilah, saya berharap masyarakat bisa menjaga dan memanfaatkan akses yang akan dibangun tahun 2026,” tutur Kades.
Andri-nd






