Labuhanbatu Selatan, detikpos.id
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan kembali menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah. Hal ini ditandai dengan penyerahan berbagai bantuan alat dan sarana pertanian (alsintan) kepada 18 kelompok tani se-Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Prosesi penyerahan dipimpin langsung oleh Bupati Labusel, Fery Sahputra Simatupang, S.H., pada Rabu (10/12/2025) di halaman Kantor Ketahanan Pangan dan Pertanian.
Bantuan Alsintan untuk Tingkatkan Produktivitas Petani
Pada kegiatan tersebut, Bupati menyerahkan sejumlah peralatan pertanian modern yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas kerja dan produktivitas petani. Bantuan yang disalurkan antara lain:
- 5 unit alsintan perontok padi,
- 5 unit alsintan pengering jagung,
- 5 unit alsintan pemipil jagung,
- 5 unit cultivator,
- Bibit ubi jalar untuk 3 kelompok tani (masing-masing 2 karung).
Menurut Bupati, bantuan ini merupakan hasil pemetaan kebutuhan kelompok tani di masing-masing kecamatan, serta upaya mendorong penggunaan teknologi pertanian agar petani mampu meningkatkan hasil panen sekaligus daya saing.
Alat Digunakan Secara Bersama, Bukan Kepemilikan Pribadi
Dalam arahannya, Bupati Fery menegaskan bahwa seluruh alsintan bukan untuk dimiliki secara individu, melainkan wajib dimanfaatkan secara kolektif dan bergiliran oleh seluruh anggota kelompok tani maupun kelompok lain yang membutuhkan.
“Alat ini bukan hak milik pribadi. Gunakan bersama, saling berbagi, agar yang belum dapat pun tetap bisa merasakan manfaatnya. Dengan begitu, ekonomi petani bisa ikut terangkat,” tegas Bupati Fery.
Ia juga meminta agar kelompok tani menjaga kondisi fisik dan fungsi alat, menerapkan jadwal penggunaan yang tertib, serta memastikan tidak ada penyalahgunaan bantuan.
Kolaborasi Petani dan Kepolisian dalam Pengawasan Komoditas Strategis
Bupati turut menyoroti pentingnya kolaborasi antara kelompok tani dan jajaran kepolisian, khususnya dalam pengawasan dan pendampingan pengelolaan komoditas jagung, salah satu komoditas strategis Kabupaten Labusel.
“Kami berharap kelompok tani penerima, terutama yang menerima bantuan berkaitan dengan jagung, dapat terus bekerja sama dengan pihak kepolisian. Ini bagian dari tanggung jawab bersama untuk memastikan hasil pertanian kita terkelola dengan baik,” jelasnya.
Pendampingan Aparat kepolisian dinilai mampu membantu mencegah penyimpangan distribusi, menjaga stabilitas harga komoditas, serta memastikan hasil produksi petani tersalurkan dengan aman.
Pemkab Labusel Perkuat Program Ketahanan Pangan Nasional
Di hadapan para kelompok tani, Bupati Fery menekankan bahwa bantuan ini merupakan bentuk dukungan penuh Pemkab Labusel terhadap program Presiden Prabowo Subianto yang menekankan penguatan ketahanan pangan dari tingkat desa.
“Presiden Prabowo berharap ketahanan pangan digiatkan hingga tingkat desa. Tujuannya jelas: menguatkan ekonomi masyarakat dan memutus mata rantai kemiskinan. Maka bantuan hari ini harus benar-benar dipakai dengan optimal agar berdampak langsung pada pendapatan petani,” ujarnya.
Pemkab Labusel, akan terus memperluas dukungan terhadap sektor pertanian melalui penyediaan sarana produksi, peningkatan SDM petani, hingga pembangunan infrastruktur pendukung seperti irigasi dan akses jalan tani.
Dihadiri Unsur Forkopimda dan Kelompok Tani
Acara penyerahan bantuan berlangsung lancar dan mendapat respons antusias dari kelompok tani penerima. Banyak dari mereka mengaku bahwa bantuan alsintan sangat dibutuhkan karena dapat mempercepat pengolahan lahan dan meningkatkan efektivitas proses panen.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh:
- Wakapolres Labusel, Kompol Ramsen Samosir, yang menegaskan kesiapan jajaran Polres untuk mendukung pengawasan dan pendampingan sektor pertanian.
- Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Azzaman Parapat, yang memaparkan mekanisme pendistribusian alsintan serta rencana pendampingan teknis bagi setiap kelompok tani.
- Perwakilan kelompok tani dari berbagai kecamatan, yang menjadi penerima manfaat program penguatan sektor pertanian tahun ini.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian juga menjelaskan bahwa alsintan yang diberikan meliputi:
- Traktor roda dua,
- Cultivator,
- Pompa air,
- Serta sejumlah alat pengolahan lainnya yang akan digunakan sesuai kebutuhan masing-masing kelompok.
Para penerima bantuan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah karena bantuan ini dinilai tepat sasaran dan dapat mendorong peningkatan hasil produksi.
Melalui program ini, Pemkab Labusel berharap sektor pertanian semakin maju, produktif, dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
(Indra S Siregar/Red detikpos.id)






